Korban banjir Karawang di pengungsian.


25/03/2010 13:50
Liputan6.com, Karawang: Banjir yang melanda Kabupaten Karawang, Jawa Barat, semakin meluas. Setelah kemarin tercatat sekitar 9.500 rumah di sembilan kecamatan terendam, hari ini meningkat menjadi 15 ribuan rumah dari 10 kecamatan di Karawang. Dari 10 kecamatan tersebut, yang terparah adalah Karawang Barat dan Jambe Timur. Berdasarkan data, banjir kali ini adalah banjir terparah kedua setelah Karawang dilanda banjir besar pada 1974.

Saat ini sekitar 2.000 korban banjir ditampung di Gedung Juang Alun-alun Kabupaten Karawang. Di pendopo lama inilah sekitar 20 hingga 30 kepala keluarga berdesakan sejak hari Ahad (21/3) silam. Namun, masih ada yang tak tertampung dan menempati lorong-lorong di sekitar pendopo. Banyak di antara mereka yang berdesakan adalah para ibu dan balita.

Bantuan yang mengalir cukup memadai. Bahan makanan mentah dari pemerintah, swasta, maupun perorangan masih terbilang cukup. Air bersih juga memadai walau untuk ke kamar mandi mesti mengantre. Adapun bantuan yang masih kurang berupa gas atau bahan pengolah bahan mentah.

Seorang Ibu korban banjir dari Desa Poponcol Kidul mengeluhkan kondisi yang ia alami. “Saya sudah lima hari mengungsi di sini bersama suami dan tiga anak saya, sejak hari minggu. Rumah saya terendam banjir setinggi 2,5 Meter. Kadang bayi saya menangis karena terjepit,” kata Ersa sambil memangku salah satu bayinya yang berusia empat bulan.

Mengenai bahan makanan pokok yang masih terbilang cukup, Ersa membenarkan. Ia hanya menyayangkan pembagian yang kerap tidak merata. “Nasi dan mie instan sih cukup, tapi suka berebut, yang udah dikasih suka dikasih lagi. Saya suka nggak dikasih,” katanya.(PAG/YUS)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s